The Wrong System on The Right Place

THE  WRONG SYSTEM ON THE RIGHT PLACE

Secara sekilas, kita bisa melihat betapa eloknya negeri ini, sumber daya alam yang melimpah di iklim yang tropis, ditambah fenomena alam yang indah semakin menambah eksotisme negeri mayoritas muslim ini. Apa lagi yang kurang dari negeri rempah-rempah ini. Mengapa masih jadi negri yang miskin dan di injak-injak harga dirinya, di tengah sumber daya yang melimpah ini?.

Dari segi komponen negeri ini memang sudah memenuhi standar indikator Negara maju, prestasi anak bangsa yang luarbiasa dalam berbagai bidang, selain menjadi juara umum dalam Sea Games pekan lalu, Indonesia juga berhasil menjuarai beberapa olimpiade tingkat dunia seperti science, IT. Dalam bidang lain Indonesia berhasil menorehkan prestasi dalam bidang seni, entertain, fashion, bahkan diajang miss world pun, Indonesia berhasil menjadi top ten

Berikut adalah bebrapa prestasi bangsa Indonsia secara lebih terperinci :

  • Bacharuddin Jusuf Habibie – Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
  •  Andrias Wiji Setio Pamuji – Penemu Reaktor Biogas
  • Dani Hilman Natawijaya – Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
  • Juara 1 olimpiade Matematika 2011 tingkat sekolah dasar di Wizard at Mathematic International  India.
  • Juara kedua dan ketiga olimpiadeu robot dunia (world robot Olympiad) Jakarta 2009
  • Juara olimpiade fisika 2010 di Zagreb Kroasia dan berhasil menyabet 4 medali emas.
  • Penemu teknologi pemindai 4 D (Warsito Purwa Taruno)

Lantas, apa yang salah dari negeri ini? Dan siapa yang salah jika negeri ini masih diterpa masalah terus menerus? Dalam hal ini penulis menilai Indonesia belum optimal dalam pengelolaan sumberdaya, berbeda dengan Negara tetangga Singapura, meski memiliki luas lahan yang tidak jauh lebih besar dengan luas DI Jakarta akan tetapi mampu mengoptimalisasi lahan dan skill rakyatnya, walhasil negeri ini menjadi icon di ASIA TENGGARA, tidak bermaksud membanding-bandingkan hanya saja fakta ini memang benar adanya.

Selain kurangnya penghargaan terhadap para ilmuwan dan creator, hukum dinegeri ini masih seperti pisau, yang tajam kebawah dan tumpul ke atas, sehingga banyak dana optimalissai sumberdaya Negara yang disalahgunakan. Oleh sebab itu, bangsa ini membutuhkan para pemimpin yang jujur, cerdas dan bertanggungjawab yang agamanya tidak hanya dijalankan ketika ibadah ritual saja, bangsa ini membutuhkan para pemimpin yang senantiasa beruswah kepada Rosulullah baik dalam mengatur diri dengan Tuhannya, maupun diri dengan lingkungan dan tanggungjawabnya. Dengan demikian dia mampu membawa rakyatnya menjadi masyarakat madani dan dirahmati Alloh. Terlepas dari semua itu penulis sensntiasa berdo’a supaya negeri ini menjadi negri yang di rahmati dan diberkahi Alloh gemah ripah loh jinawi baldatun thoyyibun warobbun ghafuur negeri yang mandiri, berprestasi dan islami sehingga menjadi bangsa yang dihormati karena pretasi dan karyanya.juga menjadi pelopor khilafah Islam di muka bumi. Amin

Don’t dream without action..!! Keep Delegent..hehehe

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s