Halalan Thoyyiban

Halalan Toyyiban

            Mendengar kata halalan toyyiban mungkin selama ini kita hanya baru tertuju pada makanan saja, yah.. karena makanan yang kita konsumsi, selain harus halal juga harus toyyib (baik) bagi tubuh. Karena memang ada makana yang halal tapi tidak toyyib contohnya adalah makanan yang halal akan tetapi dikonsumsi secara berlebihan maka hal ini akan menimbulkan efek yang buruk bagi tubuh. Tubuh bisa saja mengalami berbagai penyakit jika terdapat zat berlebih didalam tubuh. Baik itu darah tinggi, asam urat, diabet, kolesterol dll. Yang kesemuanya merupakan efek dari pengkonsumsian makanan yang berlebih atau tidak tepat guna.

            Sekarang, mari kita renungkan atau multi fungsikan makna halalan toyyiban itu bukan hanya pada makanan saja akan tetapi kepada setiap cipta, karya dan karsa  yang dihasilkan dan dikonsumsi oleh manusia. Dizaman modern ini kita telah menyaksikan berbagai macam penemuan yang mengakibatkan berbagai macam efek positif maupun negative bagi manusia, tidak sedikit hasil kreatifitas manusia yang memiliki manfaat dan nilai guna yang tinggi akan tetpai disamping itu, tidak sedikit pula hasil kreativitas manusia yang meyebabkan kehancuran bagi manusia itu sendiri bahkan menyebabkan genosida, dengan mekanisme penghancuran yang berreaksi cepat ataupun reaksi perlahan seperti tontonan kurnag bermanfaat ataupun senjata biologis pemusnah masal seperti virus  dsb.

            Saat ini banyak produk barang maupun jasa yang dengan penuh rasa sadar diciptakan manusia untuk menghancurkan manusia itu sendiri baik secara fisik maupun mental. Produk barang saat ini terutama makanan mengandung banyak zat-zat berbahaya dan hal ini dapat mengganggu stabilitas fisik manusia. Sementara disamping itu, produk jasa yang dihasilkan manusia modern ini, lebih fatal lagi effeknya. Tidak sedikit  anak kecil sekarang yang dewasa sebelum waktunya, tidak sedikti anak kecil yang mau menghabiskan wakatunya berjam-jam untuk bermain games didepan layar computer, tidak sedikit pula orang dewasa yang setiap harinya hanya disibukan dengan menonton acara yang tidak bermanfaat terutama jika hari libur tiba.

            Dengan demikian kita harus mulai mencoba menerapkan prinsip halalan toyyiban  pada setiap apa yang kita konsumsi, baik itu konsumsi mulut, mata, telinga, hidung, otak, hati dll. Hal ini guna membersihkan tubuh dan fikiran dari hal-hal yang akan mengotori jiwa, fisik dan fikiran kita. Wallohua’lam.

Afaf Najihah, 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s